Viral! Ngentot Anus dan Memek Tante Birahi 5
Aopok.com - Beberapa hari kemudian diberitakan bahwa ledakan itu adalah ancaman dari kelompok aliansi China daratan karena banyak obat terlarang disita oleh polisi, sehingga mereka mengalami kerugian yang besar.
Aku pun marah dan kukerahkan 3000 orang dan menyerang semua kelompok China daratan di Jakarta Utara. Seminggu kemudian seluruh kelompok mafia aliansi China daratan terpaksa harus ditarik keluar dari Jakarta dan pergi untuk mencari tempat tinggal baru seperti di Surabaya atau Bandung.
Dari 3000 orang yang kukerahkan hanya 800 yang selamat. Hal itu disebabkan oleh serangan tiba-tibAku yang ganas dan menghabiskan banyak nyawa musuh. Pihak kepolisian pun senang karena mereka hanya terima untungnya saja. Pasukan kepolisian hanya tinggal menangkap kelompok aliansi China daratan saja setelah orang-orangku menghancurkan daerah mereka. Kelompok
Aliansi itu hanya ingin mengancam pihak kepolisian namun mereka tanpa sengaja membunuh Vivie dan mengakibatkan kelompok mereka mengalami kehancuran yang parah akibat serangan mendadak yang dilAkukan dalam waktu seminggu.
Keganasanku membuat namAku makin ditAkuti didunia kalangan bawah. Aku sempat dimarahi oleh bosku Erik Ang karena tindakanku menghabiskan banyak nyawa anggota dan terlalu tergopoh-gopoh. Banyak triad lain berusaha mencari untung dengan memperluas daerah kekuasaanya namun karena ada Erik yang menjagAku, ekspansi triad lain berhasil dihentikan. Aku mendapat pujian dari bos dari Erik Ang, atau pemimpin teratas Macan Hokien, Buntara Tan atas jasAku mengusir musuh keluar dari wilayah kami dan jasAku dalam mengangkat tinggi nama Macan Hokien.
Keesokan harinya Aku diundang oleh ketua triad di Jakarta Selatan Sanjoyo. Saat Aku masuk ke rumahnya yang besar, Aku di cek oleh anak buahnya. Lalu Akupun masuk ke ruang tengah dan Sanjoyo menemuiku.
“Aku telah lama mendengar nama besarmu. Namun jangan salah sangka, triad kami bukanlah sembarang triad. Apabila Aku mendengar ada wilayahku yang dirusak oleh anggotamu, maka kami tidak akan segan-segan memutuskan perang besar dengan kelompokmu”.
Terkait
Akupun berkata, “Aku tidak pernah menyerang musuhku sebelum ia menyerangku duluan”. Lalu Akupun beranjak pergi.
“Tunggu!” katanya. Lalu anak buahnya menodong pistol ke kepalAku agar Aku tidak pergi dari sana.
“Kau memang pemberani, namun perlu diketahui bahwa untuk selamat hidup dalam dunia bawah bukanlah memerlukan keberanian saja namun otak. Pulanglah dan pikirkan ini,” Kata Sanjoyo dan Aku dibebaskan pulang. Lanjut baca!













